Jumat, 17 Desember 2010

Jalan hidup yang belum jelas


Seorang kawanku berfilsafat:

"Hidup gak jelas itu seperti perahu yang sudah berada di tengah laut. Tetapi tanpa penumpang dan tanpa dayung. Hanya sendiri, tanpa tahu akan diarahkan kemana. Seandainya ada penumpang di atasnya, setidaknya aku bisa tahu kemana harus menentukan arah tujuan dan untuk dayungnya sekuat tenaga akan kuusahakan bakal ada".

Entah nyambung atau tidak, lantas aku teringat dengan kalimat seorang Fafa dalam buku Nyanyian Seorang Wisudawan, begini dia berujar:

"Hidup putus asa itu seperti cicak yang terjepit di engsel pintu. Tipis, kering dan tanpa harapan". (Diriwayatkan oleh Ahmad Mustafa 'Fafa' dari seorang Sahabat dalam Kitab Nyanyian Seorang Wisudawan)

...gdubraaaaak!!!!!!!!!!!!!!...


01 Januari 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar