Rabu, 15 Desember 2010

Mengapa tidur tidak terlalu malam itu penting?


Malam hari pukul 9 - 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (detoksifikasi  di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana yang tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya masih mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatannya.

Malam hari pukul 11 - dini hari pukul 1 : saat proses detoxksifikasi di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.



Dini hari pukul 1 - 3 : proses detoksifikasi di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pukul 3 - 5 : detoksifikasi di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pagi pukul 5 - 7 : detoksifikasi di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pukul 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pukul 6:30. Makan pagi sebelum pukul 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pukul 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah yang nyenyak dan jangan bergadang. Biarkan tubuhmu bersih-bersih pada malam hari, syaratnya kau  harus tidur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar